Jalak Suren Burung Jinak Penjaga Rumah - Info Hewan

Berita Seputar Dunia hewan

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Sabtu, 24 November 2018

Jalak Suren Burung Jinak Penjaga Rumah

Jalak Suren Burung Jinak Penjaga Rumah

Jalak Suren Burung Jinak Penjaga Rumah

Info Hewan - Burung Jalak Suren ialah burung jinak yang diakui dapat jadi penjaga rumah yang andal, burung jalak suren ini sensitif pada keadaan di sekitarnya. Bila ada orang hadir Hewan Peliharaan ini akan bersuara nyaring serta beragam hingga dengan pelihara burung ini rumah akan tetap terbangun sehari-hari Mengendarai Sepeda Motor.

Jalak suren yang mempunyai bahasa ilmiah (latin) Sturnus contra jalla, dapat dimengerti jika beberapa orang sebagai burung ini menjadi Hewan Peliharaan. Ada empat fakta orang pelihara jalak suren yakni;
1. Untuk mengawasi rumah.
2. Untuk kesenangan.
3. Jadikan master buat whamei atau whabi, kecerewetan jalak suren akan merangsang burung lainnya untuk keluarkan nyanyiannya, hingga memancing nada burung lainnya supaya turut berkicau.
4. Untuk ditangkarkan. Usaha penang-karan dilatarbelakangi oleh kesa-daran pada kelestarian type burung ini serta fakta ekonomis. Jalak suren hasil penangkaran bisa diperjual-belikan di harga Rp 350.000,00 per pasang. 
Memperbedakan Jalak Suren 

Jalak suren mulai dewasa pada usia 8-10 bulan. Ciri fisik serta perilaku burung jantan serta betina bisa mulai dibedakan.

Jantan 

Mempunyai badan berupa lurus dengan ukuran relatif semakin besar dari betina. Tubuhnya lonjong serta panjang, kepa-lanya semakin besar serta bundar, paruhnya relatif lebih panjang serta kuat. Bulu kepala, punggung, serta dada berwarna hitam legam serta mengilat.

Warna merah pada kulit diatas mata lebih cerah serta jelas. Di bagian yang mempunyai bulu warna putih, di badan sisi bawah, terlihat lebih bersih. Ekornya dikit lebih panjang serta menyatu. Jari-jari kakinya lebih panjang serta lebih kuat. Jambul kepalanya lebih panjang serta lebih melebar waktu mengembang.

Betina 

Mempunyai bentuk badan bundar serta pendek. Warna hitam serta putihnya cukup suram. Paruh, jari kaki, serta ekornya lebih pendek serta halus. Kepalanya cukup ramping. Warna merah di bagian mukanya lebih pucat di banding burung jantan. Diluar itu, kegiatan serta pergerakan burung jantan relatif lebih gesit serta agresif dari yang betina. Nada ocehannya lebih cerewet, beragam, serta lebih keras dari betina.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages